Penyuluh Agama Islam KUA Palang Bekali Siswa MTs Nurul Huda Ketambul dengan Akhlak Mulia dan Bijak Bermedia Digital
Kab. Tuban (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palang memberikan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) kepada peserta didik MTs Nurul Huda Ketambul, Kecamatan Palang, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, memperkuat pemahaman agama, serta menumbuhkan kesadaran untuk menggunakan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Kegiatan BRUS menghadirkan dua pemateri dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Palang, yakni Hasanuddin dan Ulil Albab. Keduanya menyampaikan materi keagamaan dan edukasi sosial yang relevan dengan tantangan kehidupan remaja di era digital.
Dalam pemaparannya, Hasanuddin mengangkat hikmah nasihat Luqmanul Hakim kepada anaknya sebagaimana diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Luqman. Ia mengajak para siswa untuk meneladani nilai-nilai luhur yang terkandung dalam nasihat tersebut, mulai dari memperkuat ketauhidan, berbakti kepada kedua orang tua, mendirikan salat, mengajak kepada kebaikan, mencegah kemungkaran, hingga membiasakan sikap sabar dan rendah hati.
“Pembentukan karakter yang baik harus dimulai dari penguatan iman dan akhlak. Nilai-nilai tersebut hendaknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, madrasah, maupun masyarakat,” demikian pesan yang ditekankan dalam materi tersebut.
Melalui pembelajaran ini, para siswa diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, mengambil keputusan, dan membangun hubungan yang baik dengan orang tua, guru, serta sesama teman.
Sementara itu, Ulil Albab menyampaikan materi tentang bahaya penggunaan gadget atau telepon genggam (HP) secara berlebihan. Ia mengingatkan bahwa penggunaan teknologi tanpa pengendalian dapat berdampak pada konsentrasi belajar, kedisiplinan, kesehatan, serta kualitas interaksi sosial remaja.
Para siswa diajak untuk memanfaatkan gadget sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, dan mengakses informasi yang bermanfaat. Sebaliknya, penggunaan HP yang hanya berorientasi pada hiburan atau mengakses konten yang kurang mendidik perlu dikendalikan agar tidak mengganggu kewajiban belajar dan beribadah.
“Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif dan mendukung masa depan. Remaja perlu belajar mengendalikan diri agar penggunaan HP tidak mengganggu waktu belajar, ibadah, maupun interaksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar,” pesan dalam edukasi penggunaan gadget tersebut.
Kegiatan BRUS ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Palang dalam mendampingi generasi muda menghadapi tantangan perkembangan zaman. Pembinaan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan agama, tetapi juga pada pembentukan sikap, pengendalian diri, dan tanggung jawab dalam kehidupan sosial.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Palang berharap peserta didik MTs Nurul Huda Ketambul tumbuh menjadi generasi yang religius, berakhlakul karimah, cerdas, serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif.
Dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan literasi digital sejak usia sekolah, para remaja diharapkan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan digital sekaligus menjadi generasi yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan. (Hasan/Lai)
Editor: Laidia Maryati