Masuk Enam Besar Jawa Timur, SD Pilar Nusantara Tuban Terima Pembinaan Intensif Jelang Visitasi Sekolah Moderasi Beragama
Kab. Tuban (Humas) – Prestasi membanggakan diraih SD Pilar Nusantara (Pinus) Tuban yang berhasil melaju ke jajaran enam besar tingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang Penghargaan Sekolah Moderasi Beragama (SMB) Tahun 2026. Menyambut capaian tersebut, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban menggelar agenda pendampingan dan pembinaan intensif di SD Pilar Nusantara, Jalan Diponegoro, Latsari, Tuban, pada Selasa kemarin.
Kegiatan pendampingan dihadiri langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) PAIS Kemenag Tuban, Imam Syafii, bersama jajaran Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) serta Pengawas PAI jenjang SD. Hadir menyambut tim pembina, Kepala SD Pilar Nusantara Wilujeng Rina Astuti, beserta seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan sekolah.
Kepala SD Pilar Nusantara, Wilujeng Rina Astuti, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terus terbangun bersama jajaran Kemenag Tuban. "Kami sangat berterima kasih kepada Kemenag Tuban yang selama ini telah mendampingi dan membimbing kami sehingga mampu mencapai level enam besar di tingkat provinsi ini. Pendampingan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh warga sekolah untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik," tutur Wilujeng.
Kasi PAIS Kemenag Tuban, Imam Syafii, menegaskan pentingnya konsolidasi dan kesiapan maksimal seluruh elemen sekolah menjelang tahapan krusial berikutnya. "Mari kita maksimalkan seluruh usaha dan potensi yang kita miliki untuk menyiapkan diri menghadapi seleksi tahap kedua, yakni visitasi lapangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2026 mendatang," pesan Imam Syafii dari ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026).
Rangkaian acara kemudian difokuskan pada pemaparan teknis terkait mekanisme visitasi verifikasi lapangan oleh Pengawas PAI Kemenag Tuban, Muhassum. Dalam paparannya melalui layar presentasi, Muhassum menjelaskan pembobotan nilai seleksi, di mana visitasi dan verifikasi lapangan memegang porsi penilaian dominan sebesar 70%, sementara portofolio digital sebesar 30%.
Aspek verifikasi faktual mencakup wawancara mendalam bersama seluruh pemangku kepentingan sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, komite, hingga tokoh masyarakat serta observasi langsung implementasi budaya toleransi di lingkungan sekolah.
Melalui pendampingan ini, SD Pilar Nusantara diharapkan mampu menunjukkan bukti implementasi penguatan moderasi beragama secara riil dan komprehensif, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Tuban pada tahap visitasi tingkat provinsi mendatang. (Humas/Lai)
Editor: Laidia Maryati