KUA Jenu Matangkan Launching JIMAT SANTRI, Perkuat Pembinaan Spiritual di Kawasan Industri

b

Kec. Jenu (Humas) – KUA Kecamatan Jenu Multi Layanan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Launching Program JIMAT SANTRI (Ngaji Manfaat di Kawasan Industri) melalui kegiatan koordinasi lintas sektor yang digelar di Desa Tasikharjo, Selasa (4/8/2026). Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan koordinasi bersama Kepala Desa Tasikharjo, Damuri, sebagai upaya memperkuat sinergi antara KUA dan pemerintah desa dalam menyukseskan program tersebut.

Desa Tasikharjo diplot sebagai kampung program ngaji di kawasan industri, kebetulan di sana ada kegiatan ibu-ibu rutin binaan bidan bersama kader-kader. Nantinya Kepala Desa Tasikharjo menjadi koordinator pokja. Selanjutnya, KUA Jenu menggelar rapat koordinasi bersama Bidan Desa dan para kader Desa Tasikharjo untuk membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan launching, mulai dari pembagian tugas, penentuan sasaran peserta, hingga strategi pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Kepala KUA Kecamatan Jenu, Akhmat Iswoyo menjelaskan, Program JIMAT SANTRI merupakan inovasi KUA Jenu Multi Layanan yang dirancang untuk menghadirkan pembinaan keagamaan dan spiritual bagi masyarakat, khususnya para pekerja dan lingkungan di kawasan industri.

"Program JIMAT SANTRI hadir sebagai ikhtiar KUA Jenu Multi Layanan dalam mendekatkan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat, terutama para pekerja di kawasan industri. Kami berharap program ini mampu memperkuat akhlak, meningkatkan ukhuwah, serta menjadi media dakwah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Akhmat Iswoyo.

Melalui koordinasi yang melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan kader masyarakat, KUA Jenu berharap seluruh pihak memiliki komitmen dan kesiapan yang sama dalam menyukseskan pelaksanaan launching program. "Program JIMAT SANTRI menyasar 2 unsur, warga masyarakat & karyawan perusahaan," tambah Iswoyo.

Dengan sinergi yang telah dibangun, Launching Program JIMAT SANTRI diharapkan dapat berlangsung dengan baik, lancar, serta menjadi langkah awal dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat di kawasan industri. Program ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kecamatan Jenu sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. (Humas/Lai)

Editor:Laidia Maryati

Infografis

Lihat