Kepala Kemenag Tuban Buka PENTAS PAI 2026, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter Siswa

Kab. Tuban (Humas)– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, membuka kegiatan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) 2026 jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Tuban. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Tuban ini berlangsung di UPT SDN Kebonsari 2, Rabu (21/10/2026) ini dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

 

PENTAS PAI 2026 diikuti 140 peserta dari sekolah dasar negeri dan swasta yang berasal dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban. Kegiatan ini menjadi ajang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, menunjukkan prestasi, serta meningkatkan keterampilan di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan memperkuat pengamalan nilai-nilai keislaman sejak dini.

 

Lima cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ), Lomba Cerdas Cermat (LCC), dan pidato Pendidikan Agama Islam. Melalui cabang-cabang lomba tersebut, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan, kreativitas, keberanian, serta pemahaman keagamaan sesuai dengan potensi masing-masing.

 

Dalam laporan panitia disampaikan, PENTAS PAI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah dasar. Pendidikan agama tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, peka terhadap lingkungan sosial, berakhlak mulia, dan memiliki toleransi yang tinggi.

 

Selain menjadi ajang kompetisi, PENTAS PAI juga menjadi sarana pembelajaran untuk menumbuhkan rasa percaya diri, membangun sportivitas, mempererat persaudaraan, serta memperkuat silaturahmi antarsiswa dan guru Pendidikan Agama Islam dari seluruh wilayah Kabupaten Tuban.

 

Dalam sambutannya, Umi Kulsum menyampaikan apresiasi kepada KKG PAI Tuban, panitia penyelenggara, para guru, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan PENTAS PAI 2026. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan agama sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda.

 

Menurut Umi Kulsum, Pendidikan Agama Islam harus mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta mampu menghargai perbedaan.

 

Ia berharap PENTAS PAI tidak sekadar menjadi ajang untuk meraih prestasi dan memperebutkan juara, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an, memperdalam pemahaman keagamaan, dan membiasakan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Pendidikan agama harus menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan mampu menghargai perbedaan. Karena itu, kegiatan seperti PENTAS PAI perlu terus didukung dan dikembangkan,” demikian pesan yang ditekankan dalam arahannya.

 

Lebih lanjut, Umi Kulsum mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tuban dalam penguatan pendidikan keagamaan, termasuk melalui Program Sekolah Mengaji. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, satuan pendidikan, dan para guru sangat penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuhnya generasi religius, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan.

 

Ia berharap berbagai program penguatan pendidikan agama dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan saling melengkapi. Dengan demikian, pembelajaran agama tidak hanya berhenti pada pemahaman materi di kelas, tetapi juga diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan interaksi sosial peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

 

Melalui penyelenggaraan PENTAS PAI 2026, KKG PAI Tuban diharapkan terus berperan aktif dalam meningkatkan kompetensi guru serta mengembangkan bakat dan minat peserta didik di bidang keagamaan. Kolaborasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, sekolah, dan guru menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan agama yang berkualitas dan berorientasi pada pembentukan karakter.

 

Sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, PENTAS PAI diharapkan mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berpegang teguh pada nilai-nilai agama, menjunjung tinggi toleransi, serta memiliki kepedulian sosial. Melalui pendidikan agama yang berkualitas, diharapkan terbentuk generasi penerus yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Tim Humas Kemenag Tuban) 

 

Editor: Laidia Maryati

 

Infografis

Lihat