Kemenag Tuban Serahkan 14 Penghargaan Purna Tugas, Umi Kulsum: Dedikasi Akan Selalu Dikenang

Kb. Tuban (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menyerahkan penghargaan kepada 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memasuki masa purna tugas. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung dalam Rapat Dinas Pejabat bulan September di Aula Kemenhaj Tuban, Senin (7/9/2026). Rapat dinas tersebut diikuti Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha, jajaran kepala seksi (Kasi), serta Pejabat Fungsional Tertentu di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Tuban.
Sebanyak 14 ASN yang menerima penghargaan purna tugas terdiri atas Alm. Jupriyanto, S.Pd. (Pengawas Ahli Madya), Moh. Imron, S.Ag. (Pengawas Ahli Madya), Drs. Mudzakir (Penghulu Ahli Muda), Nur Ali, S.H. (Penata Layanan Operasional KUA), Siti Cholifah, S.Pd. (Penata Layanan Operasional Madrasah), Drs. Moch Rudy Yulianto (Penata Layanan Operasional KUA), Sakdun, S.H. (Penata Layanan Operasional KUA), Alm. Kasan, S.H. (Penata Layanan Operasional KUA), Sami'an (Pengadministrasi Perkantoran KUA), Alm. Zamruddin (Pengadministrasi Perkantoran), Drs. Samsul Hadi (PPPK Guru Al-Qur'an Hadist), Alm. Maslahan, S.Pd.I. (PPPK Guru Penjaskes), Ali Mahfud, S.Pd.I. (PPPK Penyuluh Agama Ahli Pertama), serta Alm. Mohammad Toha (PPPK Pengadministrasi Perkantoran).
Dalam sambutannya, Umi Kulsum menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta dedikasi para purna tugas selama menjalankan amanah di lingkungan Kemenag Tuban.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Sudah menjadi komitmen bersama, bagi yang purna tugas kita berikan piagam penghargaan. Hanya secarik kertas, semoga bermanfaat dan bisa dikenang sampai anak cucu,” ujar Umi Kulsum.
Selain memberikan penghargaan, Umi juga menekankan pentingnya peningkatan kedisiplinan dan kinerja aparatur seiring dengan berjalannya waktu. Ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang baru dilantik, baik yang mendapatkan promosi maupun mutasi.
Menurutnya, jabatan kepala KUA merupakan tugas tambahan bagi penghulu maupun penyuluh agama. Penempatan kepala KUA tidak semata-mata didasarkan pada lamanya seseorang bertugas di suatu wilayah, tetapi menyesuaikan kebutuhan organisasi.
“Tidak harus empat tahun di suatu daerah, tetapi berdasarkan kebutuhan. Ketika meninggalkan suatu daerah, tinggalkan prestasi dan prasasti. Tingkatkan kerukunan dan kekompakan, serta jadikan pekerjaan sebagai panggilan jiwa,” pesannya.
Umi juga meminta pengawas untuk turut memberikan dukungan kepada kepala KUA, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan aktivitas kedinasan. Ia menekankan perlunya evaluasi kinerja secara berkala pada setiap seksi maupun satuan kerja.
Penguatan kerukunan umat beragama juga menjadi perhatian. Umi mendorong agar pada momentum Hari Amal Bakti mendatang dapat digelar lomba desa sadar kerukunan sebagai salah satu upaya memperkuat kehidupan umat beragama yang harmonis di tengah masyarakat.
Di bidang pengelolaan informasi, Umi menegaskan pentingnya penguatan data. Menurutnya, data yang dikelola Kemenag harus valid dan dimulai dari tingkat desa agar dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat.
“Data harus valid, mulai dari desa. Pengelolaan informasi harus diperkuat agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan memiliki dasar data yang benar,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan sejumlah agenda penguatan layanan, di antaranya digitalisasi pengaduan masyarakat (Dumas), advokasi dan bantuan hukum bagi ASN, serta peningkatan peran kehumasan melalui berbagai platform media sosial.
Kemenag Tuban, lanjut Umi, juga akan memperkuat komunikasi dengan insan pers melalui kegiatan gathering untuk membahas dan menyampaikan program-program unggulan Kemenag kepada masyarakat.
Sementara itu, kepada jajaran pengawas madrasah, Umi meminta agar laporan terkait pelaksanaan pembelajaran berbasis Kurikulum Berbasis Cinta terus dikawal dan disampaikan.
Rapat dinas kemudian dilanjutkan dengan penyampaian informasi kedinasan dari masing-masing seksi. Kegiatan diawali oleh Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha yang juga Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Imam Syafi'i.
Penyampaian informasi berikutnya disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Mashari; Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Imam Bukori; serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf yang juga Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Lukman Hakim.
Kegiatan ditutup dengan paparan dari tim BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan informasi terkait program dan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi aparatur dan tenaga kerja di lingkungan Kemenag Tuban. (Lai)
Editor: Laidia Maryati
Doc: Frida/Putri