Kemenag Jatim Perkuat Talenta Digital dan Keterbukaan Informasi Publik

Kab. Tuban (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Umi Kulsum bersama Plt. Kasubag TU, Pranata Humas, Pranata Komputer serta sejumlah perwakilan JFU mengikuti secara daring prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dengan Balai Latihan dan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Surabaya. Kegiatan yang dirangkai dengan Kick Off Kemenag Jatim Digital Talent 2026 sekaligus pembukaan Penilaian Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID Unit Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota tersebut berlangsung dari ruang Kasubag TU Kemenag Tuban, Rabu (7/10/2026).

Laporan panitia yang disampaikan Kabag TU Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi. Ia menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kompetensi, profesionalisme dan daya saing sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi pengelola data dan teknologi informasi di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Program tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kapasitas keterampilan SDM dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung peningkatan kualitas pengelolaan dan penyebarluasan informasi publik di Jawa Timur.

Kepala BLSDM Komdigi Surabaya, Bagus Winarko, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Kemenag Jawa Timur. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan membuka peluang pelaksanaan berbagai pelatihan yang bermanfaat bagi peningkatan kompetensi SDM Kemenag maupun masyarakat.

“Transformasi digital harus diikuti dengan kemampuan SDM yang memadai. Kami siap mendukung melalui berbagai pelatihan yang relevan, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk kebutuhan institusi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan dan edukasi dalam penggunaan media sosial, khususnya bagi anak-anak, serta pengembangan teknologi AI untuk mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial dan pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Ahmad Sruji Bahtiar, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya percepatan transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama.

“Kita berharap seluruh layanan sudah berbasis digitalisasi. Karena itu, pengetahuan dan kesadaran digital harus terus dipercepat dan diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan. Apa yang kita lakukan akan selalu dipantau oleh publik,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran Kemenag Kabupaten/Kota memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melalui peningkatan literasi, keterampilan dan kemauan untuk terus belajar.

“Jawa Timur harus menjadi lokomotif. Digitalisasi harus berjalan, PPID juga harus berjalan. Penguatan keterbukaan informasi harus menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Dihubungi usai kegiatan, Kepala Kemenag Kabupaten Tuban, Umi Kulsum menjelaskan, melalui program Kemenag Jatim Digital Talent 2026 yang dilaksanakan melalui program Digitalent Scholarship bekerja sama dengan BLSDM Komdigi Surabaya, Kemenag Tuban turut menyiapkan SDM untuk mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan peningkatan kompetensi.

“Melalui program ini, kami menugaskan pengelola data dan pejabat fungsional Pranata Komputer atau pengelola teknologi informasi untuk mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan. Harapannya, kompetensi, profesionalisme dan daya saing SDM pengelola data serta teknologi informasi di Kemenag Tuban semakin meningkat,” jelas Umi.

Menurutnya, penguatan kompetensi digital menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan Kementerian Agama yang semakin berorientasi pada pemanfaatan teknologi.

“Transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu meningkatkan efektivitas kerja, kualitas layanan dan kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Kanwil Kemenag Jawa Timur, mulai dari Kakanwil, Kabag TU, kepala bidang, pembimas, pejabat administrasi hingga Kasubag TU Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Sementara itu, Plt. Kasubag TU Kemenag Tuban, Imam Syafi’i, menjelaskan bahwa selain Kick Off Kemenag Jatim Digital Talent, kegiatan juga menjadi momentum awal persiapan Penilaian Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID Unit Kantor Kemenag Kabupaten/Kota.

“Penilaian Informasi Publik untuk PPID Unit Kantor Kemenag Kabupaten/Kota di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur akan dilaksanakan secara daring dan terjadwal pada November 2026. Karena itu, masing-masing PPID perlu mempersiapkan seluruh eviden dan laman web PPID sesuai rambu-rambu yang telah diberikan,” jelas Imam.

Ia menambahkan, untuk mempermudah proses kontrol dan verifikasi eviden saat penilaian, setiap PPID Unit Kemenag Kabupaten/Kota diminta memasukkan tautan masing-masing eviden ke dalam format file Excel dan mengirimkannya kepada PPID Unit Kanwil.

“Persiapan harus dilakukan sejak awal agar seluruh eviden yang dibutuhkan tersedia, tertata dan mudah diverifikasi saat proses penilaian berlangsung,” katanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pengisian formulir penilaian PPID yang disampaikan oleh Ketua Tim Informasi dan Data, Asri. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari penguatan pemahaman teknis bagi PPID Unit Kemenag Kabupaten/Kota dalam menghadapi penilaian keterbukaan informasi publik tahun 2026. (Lai)

 

Editor: Laidia Maryati

Infografis

Lihat