Apel Senin Kemenag Tuban: Imam Syafi’i Sampaikan Pembinaan Kinerja dan Program Insentif Guru Ngaji
Kab. Tuban (Humas) – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban mengikuti Apel Senin Pagi, Senin (12/10/2026), dengan pembina apel Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Imam Syafi’i. Petugas apel berasal dari ASN Seksi PAIS.
Dalam amanatnya, Imam Syafi’i menyampaikan informasi terkait agenda pembinaan Penguatan Kinerja ASN dan Pencegahan Gratifikasi yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama bersama Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI. Ia menyampaikan, kesempatan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran Kemenag Tuban untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, integritas, serta akuntabilitas kinerja.
“Pembinaan pengawasan kinerja dan gratifikasi ini menjadi kesempatan penting bagi kita untuk terus meningkatkan kedisiplinan, menjaga integritas, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Imam.
Selain itu, Imam juga menyoroti perkembangan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, perubahan pola pikir wali murid dalam memilih sekolah turut menjadi perhatian, terutama dengan semakin dipertimbangkannya pembiasaan nilai-nilai religius dalam lingkungan pendidikan.
Ia menyampaikan informasi mengenai rencana keterlibatan guru ngaji di 260 Sekolah Dasar. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan agama dan pembiasaan religius bagi peserta didik di lingkungan sekolah dasar.
Terkait dukungan insentif, Imam menjelaskan, guru ngaji yang masuk dalam program tersebut memperoleh insentif dari Pemerintah Kabupaten Tuban sebesar Rp200.000 dan dukungan melalui pendataan EMIS sebesar Rp400.000. Berdasarkan informasi yang disampaikan, insentif tersebut direncanakan untuk periode Oktober, November, dan Desember.
“Program ini diharapkan dapat mendukung penguatan pendidikan keagamaan di sekolah. Karena itu, pendataan guru ngaji harus menjadi perhatian agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegasnya.
Imam juga meminta agar guru TPQ yang belum terdaftar dalam Education Management Information System (EMIS) segera didata dan diupayakan masuk dalam sistem tersebut. Ia secara khusus menekankan pentingnya pendataan di wilayah Kecamatan Jatirogo, Kenduruan, dan Semanding.
Melalui amanat apel tersebut, Imam Syafi’i mengajak seluruh ASN Kemenag Tuban untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta mendukung program pendidikan keagamaan melalui koordinasi dan pendataan yang tertib.
Apel Senin Pagi ini menjadi sarana penyampaian informasi kedinasan sekaligus penguatan komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Lai)
Editor: Laidia Maryati