Apel Pagi Bernuansa Santri, Kemenag Tuban Siap Menyongsong Hari Santri 2026

Kab. Tuban (Humas) – Ada yang berbeda pada pelaksanaan apel rutin Senin pagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Senin (19/10/2026). Jika biasanya ASN mengenakan seragam hitam putih, kali ini seluruh peserta apel tampil dengan busana ala santri. Laki-laki mengenakan baju koko putih, berpeci, bersarung dan bersepatu, sementara perempuan mengenakan baju kurung/muslimah.

Apel yang digelar di halaman kantor tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Tuban, Imam Bukori selaku pembina apel, dengan petugas apel dari staf Seksi PD Pontren.

Dalam amanatnya, Imam Bukori menyampaikan, apel dengan nuansa santri ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kanwil Kemenag Jatim yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Nomor 642/Kk.13.17/KP.01/10/2026 tanggal 18 Oktober 2026.

"Berdasarkan edaran Kepala Kantor, mulai tanggal 19 sampai 23 Oktober 2026 selama melaksanakan tugas seluruh ASN wajib memakai baju ala santri. Ini sebagai bentuk syiar dan kecintaan kita terhadap dunia pesantren dalam rangka menyongsong Hari Santri," ujar Imam Bukori.

Ia juga mengingatkan bahwa puncak peringatan Hari Santri akan dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026 di Alun-alun Tuban. "Semua seksi saya harap mengikuti kegiatan tersebut sekaligus melakukan monitoring terhadap lembaga di bawah binaannya masing-masing untuk turut menyemarakkan Hari Santri," tegasnya.

Lebih lanjut, Imam Bukori mengungkapkan, dalam rangka Hari Santri tahun ini, Kepala Kemenag Tuban Umi Kulsum bersama jajaran akan turun langsung ke pondok pesantren untuk melakukan sosialisasi Pesantren Ramah Anak.

Pada kesempatan yang sama, ia juga memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang tengah dilaksanakan Seksi PD Pontren, termasuk persiapan peringatan Hari Santri 2026.

Ia pun menyampaikan kabar membanggakan dari ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) tingkat Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Lumajang. "Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan seluruh ASN Kemenag Tuban, kafilah Kabupaten Tuban berhasil membawa pulang 9 kemenangan. Bahkan ada satu santri juara 1 lomba pidato yang akan mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional," ungkapnya.

Di akhir amanatnya, Imam Bukori menambahkan, Seksi PD Pontren dalam waktu dekat akan masuk ke lembaga Diniyah dengan menggandeng para Penyuluh Agama Islam untuk melakukan sosialisasi EMIS Diniyah. Apel berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, mencerminkan kesiapan keluarga besar Kemenag Tuban dalam menyambut dan memeriahkan Hari Santri 2026. (Lai)

 

Editor: Laidia Maryati

Infografis

Lihat